Semarang — Pengurus Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU UIN Walisongo Semarang resmi dilantik pada Ahad, 15 Februari 2026. Pelantikan yang dirangkai dengan Rapat Kerja tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dan dihadiri oleh jajaran alumni serta tamu undangan.
Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk meneguhkan komitmen dalam menjalankan roda organisasi secara lebih terarah, profesional, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam menyatukan visi dan semangat kepengurusan PK IPNU IPPNU UIN Walisongo Semarang untuk satu periode ke depan.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang bertujuan untuk menyusun arah kebijakan, program strategis, serta target kerja organisasi selama masa kepengurusan. Rapat kerja ini diharapkan mampu menghasilkan program-program yang relevan dengan kebutuhan kader serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PK IPPNU UIN Walisongo Semarang menyampaikan bahwa tema kepengurusan, “Membangun Kepengurusan yang Aktif, Kreatif, Bertanggung Jawab, dan Cerdas” harus menjadi ruh dalam setiap gerak kepengurusan. Tema tersebut diharapkan mampu membentuk pengurus yang peka terhadap kebutuhan kader, berani berinovasi, menjaga amanah organisasi, serta tetap berpikir strategis dan berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kegiatan pelantikan dan rapat kerja ini diikuti oleh total 73 pengurus PK IPNU IPPNU UIN Walisongo Semarang. Adapun peserta kegiatan berjumlah 53 orang, yang terdiri dari 13 peserta IPNU dan 40 peserta IPPNU, serta dihadiri pula oleh 20 tamu undangan dari unsur alumni dan pihak terkait.
Sebelum rapat kerja dimulai, Gus Rizqi turut memberikan motivasi dan pengarahan kepada seluruh pengurus. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar kehormatan untuk dibanggakan. Gus Rizqi juga menekankan pentingnya keberanian pengurus dalam bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Menurutnya, Pengurus Harian bertanggung jawab atas jalannya organisasi dan kinerja departemen, sementara setiap departemen harus bertanggung jawab atas pelaksanaan program kerja. Seorang pemimpin, lanjutnya, tidak cukup hanya memulai, tetapi harus mampu mengawal seluruh proses hingga selesai.
Melalui pelantikan dan rapat kerja ini, diharapkan seluruh pengurus PK IPNU IPPNU UIN Walisongo Semarang mampu mengemban amanah kepemimpinan dengan penuh komitmen, konsistensi, serta semangat berkhidmah hingga akhir masa kepengurusan.
Penulis : Endang Supriyati
0 Komentar